Ingin rasanya aku lari sejauh mana aku bisa melarikan diri dari orang-orang yang mengenalku.
Aku tak ingin rasanya melihat mereka melihat sisi buruk dari diriku. Aku tak ingin aku dan mereka saling melihat kedalam jati diriku dan mereka, aku tak ingin.
Aku merasa hina, karna aku bukan orang yang baik. Aku merasa terpojok karna aku tak ingin mendekati mereka duluan. Aku merasa sendirian karna aku memang selalu ditinggal sendirian oleh keluargaku. Mula-mula aku benci dengan sepi nya lingkunganku, aku mulai membiasakan diri untuk sendiri, yang padahal dulunya aku selalu ceria, dan selalu ramai. Tapi sekarang sudah beda, aku ingin sendiri. Bukan karna aku mau, tapi karna aku terbiasa sendiri. Aku tidak suka mengatakan sesuatu tentang diriku ke orang lain,tapi tetap kuceritakan, Karna aku tidak bisa menghadapi emosionalku sendiri, aku tidak bisa memendam sendiri terlalu sakit buat kusimpan, walaupun mereka tak mengerti apa yang aku ceritakan tapi tetap tak bisa ku pendam.
Ketika aku selalu sendiri dan tersakiti oleh lingkungan yang ada disekitarku aku menangis sendiri, takada yang menghibur. Tapi ketika aku sudah bosan menangis dan tak mampu membendung air mata, hatiku seperti dibukakan. Aku merasakan aku punya Tuhan yang menggendong bebanku, padahal tak satupun manusia yang membantu aku, aku berdoa, aku bersujud, aku menangis, aku berteriak, aku menyesal. Karna disaat aku merasa sendiri dan hatiku tersakiti, Tuhanku datang padaku, mengangkat bebanku, menghibur hatiku, menemani kesepian hidupku. Penyeselanku adalah mengapa aku tidak menyadari sebelumnya, bahwa Tuhanku selalu ada disisiku, dia ada didalam hatiku, dia ada disetiap lingkunganku. Aku tidak menyadarinya. Aku bersyukur karna hanya Tuhan Yesuslah temanku yang bisa meluluhkan aku untuk menceritakan semua kesulitan dalam hidupku. Walaupun aku selalu berbuat dosa, dia selalu ampuni dan tetap menolong ku dari jurang dosa.
Aku tidak sedang bersaksi, tapi ketika ada yang membaca blog ini dan mengerti, aku berharap ketika pernah merasa sendiri, tersakiti, dipojokkan, jangan biarkan terlarut dalam kebodohan diri sendiri, karna kita milik Tuhan, dia tak akan membiarkan kepunyaannya menderita.
Karna yang aku rasa adalah Tuhan itu dahsyat dalam sgala perkara.
God Bless You (: